JAKARTA – Pedulibangsa.co.id – Pada libur Hari Raya Idul Fitri, BPBD Provinsi Jawa Timur tidak hanya berfokus pada arus mudik-balik lebaran semata. Tempat wisata menjadi salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus, terlebih beberapa lokasi wisata di Banyuwangi sangat dekat dengan alam.
“Para agen turut dikerahkan pada area tempat wisata, mereka juga sudah tersertifikasi dengan kemampuan rescue,” ungkap Slamet.
Agen Bencana lainnya, Ismanto, turut mengatakan bahwa dirinya melakukan monitoring sistem peringatan dini (early warning system) pada beragam titik lokasi yang memiliki risiko bencana, seperti gunung api, banjir, tsunami dan gunung api.
“Potensi risiko bencana yang terdapat pada area ini cukup beragam, sehingga kita harus memastikan semua sistem peringatan ini dalam kondisi aktif dan baik,” jelas Ismanto di Posko Pemantauan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (27/4).
Adapun beberapa EWS untuk bencana tanah longsor berlokasi di Gunung Gumitir dan titik nol perbatasan Banyuwangi Barat (antisipasi pada jalur transportasi kereta api). Sedangkan untuk bencana banjir dan tsunami terdapat di Pesanggaran serta erupsi gunung di area wilayah Gunung Raung.
Ismanto menuturkan bahwa aktivitas pada lokasi tempat wisata masih cukup masif, salah satunya wisata pendakian Gunung Raung.
“Sekitar 100 orang pendaki Gunung Raung masih berdatangan silih berganti, kami tetap siaga setiap satu jam dalam memberikan informasi dan sosialisasi terkait cuaca, imbauan serta jalur evakuasi, khususnya pada tiap pos bersama Sekretariat Pendakian Gunung Raung,” tutur Ismanto.
Adapun jalur yang dilintasi para pemudik dan wisatawan, khususnya pada KM 236 – 800 di jalur Gumitir, terdapat titik-titik rawan longsor yang masih dalam proses perbaikan agar tidak kembali terjadi longsor ketika wilayah tersebut berpotensi akan diguyur hujan.
Selain itu, rambu dan tanda rawan longsor maupun perbaikan bahu jalan yang terdampak longsor hingga petugas juga dikerahkan secara berkala untuk meminimalisir kejadian bencana yang dapat memakan korban jiwa.
Fasilitas bagi para pemudik turut disediakan seperti tempat istirahat (rest area) yang berada pada tiga lokasi, yakni Rest Area Gumitir, Masjid Nurul Huda serta Kantor Kecamatan Kalibaru.












