Beranda Daerah Gandrung Sewu Banyuwangi 2022 Endingnya Mengharukan

Gandrung Sewu Banyuwangi 2022 Endingnya Mengharukan

Banyuwangi, pedulibangsa.co.id- Pagelaran Gandrung Sewu Banyuwangi 2022 sukses digelar. Penampilan yang disuguhkan beragam. Ada heroisme, kisah sejarah, gerakan tari yang menawan, lagu dan musik yang apik, dan juga diakhiri dengan ending yang haru, Sabtu (29/10/2022).

Menjelang detik-detik pagelaran selesai, tiba-tiba orang tua dari para penari datang masuk ke venue memeluk anaknya yang ikut bagian dalam perhelatan ini. Orang tua bangga pada anaknya yang sukses melaksanakan tugas sebagai bagian dari Gandrung Sewu 2022.

Salah satu orang tua yang terlihat penuh haru di tengah kerumunan orang tua dan para penari gandrung itu adalah pasangan Tri Wahyuningsih dan Agung. Air mata haru itu tak bisa dibendung, saat anaknya Shela Noviana (11) tampil memukau diajang kolosal ini. 

“Bangga karena Shela tampil bagus. Sangat deg-degan, tadi sempat cari dia dimana. Ternyata pas di depan saya. Syukur sekali sampai pengen peluk, saya sampai nangis,” kata Tri Wahyuningsih.

Melalui serangkaian latihan selama kurang lebih tiga bulan, ribuan penari Gandrung tampil memukau didepan puluhan ribu penonton yang datang dari lokal maupun mancanegara di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Kalian semua keren. Lihatlah air mata haru ibunda kalian. Semuanya diiringi doa terbaik. InsyaAllah jadi pelecut semangat bagi kalian meraih cita,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani dikutip dari medsos resminya.

Tak hanya latihan gerak tari dan koreografi, penari Gandrung yang berjumlah 1.248 pelajar juga mempelajari narasi cerita, sejarah dan filosofinya. Tahun ini mengangkat cerita wabah (pagebluk) yang menyerang wilayah Banyuwangi semasa masih Kerajaan Blambangan.

“Anak-anak belia ini melalui serangkaian latihan. Selama sekitar tiga bulan. Mempelajari gerak tari, narasi, juga sejarah dan filosofinya. Bukan hanya momen pariwisata, tapi bagian dari regenerasi pecinta dan pelaku seni budaya,” ujar Ipuk.

Istri Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas itu juga mengucapkan selamat kepada para penampil yang datang dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi karena telah sukses melaksanakan tugasnya.

“Selamat kepada lebih dari 1.200 anak-anak hebat yang kemarin sukses menyajikan tari terbaik dalam Festival Gandrung Sewu,” pungkas Ipuk.

Perlu diketahui, Gandrung Sewu yang diadakan sejak tahun 2011 kini telah masuk agenda Kharisma Event Nusantara 2022 yang diluncurkan Kemenparekraf RI. Dan Tari Gandrung khas Banyuwangi telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here