Irjen Agus Tinjau Kesiapan Tol Japek II Selatan Jelang Mudik Lebaran 2026

banner 468x60

JAKARTA, pedulibangsa.co.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung kesiapan ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan pada Minggu, 8 Maret 2026.

Peninjauan dilakukan dengan menggunakan motor patroli untuk memastikan jalur fungsional tersebut siap digunakan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Agus mengatakan pengecekan dilakukan di sepanjang ruas Sadang hingga Setu. Peninjauan itu bertujuan memastikan kondisi infrastruktur jalan layak dilalui kendaraan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Menurut dia, saat ini masih terdapat dua titik pekerjaan yang tersisa, yakni di Kilometer 16 dan Kilometer 13. Namun, pengelola jalan tol menargetkan pekerjaan tersebut selesai dalam waktu dekat.

“Ada dua titik yang masih dalam perbaikan di KM 16 dan KM 13. Namun dari pihak pengelola jalan tol menyampaikan dalam dua sampai tiga hari ke depan perbaikan tersebut sudah selesai,” ujar Agus dalam keterangannya, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, ruas Sadang hingga Bojongmangu nantinya akan dioperasikan untuk melayani arus mudik maupun arus balik. Sementara itu, ruas Sadang hingga Setu akan difungsionalkan secara khusus untuk mengurai kepadatan kendaraan saat arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta.

Menurut Agus, keberadaan Japek II Selatan diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi kendaraan dari Bandung menuju Jakarta yang selama ini terkonsentrasi di Tol Jakarta–Cikampek.

“ japek II Selatan ini nantinya juga dapat mengalihkan arus kendaraan dari Bandung menuju Jakarta yang biasanya melalui Cikampek. Dengan jalur fungsional ini, arus bisa kita kelola melalui dua jalur sehingga dapat mengurangi kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek,” kata dia.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di titik keluar, Korlantas Polri telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di Exit Tol Bojongmangu dan Setu. Jika terjadi lonjakan volume kendaraan, arus lalu lintas akan dialihkan menuju kawasan Deltamas.

“Apabila traffic cukup tinggi, nanti akan kita keluarkan ke Deltamas sehingga tidak semuanya keluar di Setu. Manajemen rekayasa lalu lintas di exit tol akan kita kelola berdasarkan kondisi traffic counting saat itu,” ujar Agus.

Selain menyiagakan personel di sejumlah titik pengaturan lalu lintas, Korlantas Polri juga memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas digital untuk memantau pergerakan kendaraan secara real time di sepanjang jalur fungsional tersebut. (Vhee)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *