KOTA BOGOR, pedulibangsa.co.id – Malang nasib kakek Amsari Eddy Usman (90 tahun), penderita penyakit …. dibagian matanya paska operasi. Ingin kembali berobat namun tidak punya uang untuk melunasi tunggakan BPJS Kesehatannya yang menunggak.
Kakek Amsari pun berinisiatif ke kantor kelurahan Mekarwangi dan menjelaskan ingin peroleh BPJS Gratis (PBI). Menurut pengakuan Amsari sudah hampir 10 bulan ini tidak ada kabar berita.
“Saya sudah ajukan BPJS ke kantor kelurahan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. “Namun tidak kunjung ada kabar berita.”
Ia pun menceritakan kepada media, bahwa sering sakit di bagian mata paska operasi dan ingin kembali berobat. Berhubung tidak punya uang dan BPJS Kesehatannya menunggak, sakit mata yang dideritanya ia telan sendiri.
Dan baru-baru ini media mendampingi Amsari yang usianya beranjak hampir satu abad ini untuk ke kantor kelurahan Mekarwangi Bogor guna peroleh persetujuan untuk mendapat BPJS PBI.

Seorang staf bidang Kesra dan lurah Mekarwangi menolak dengan alasan yang tidak jelas. Setelah diterangkan, Fadhila yang membidangi Kesra di kelurahan Mekarwangi itu mau membantu, asalkan peroleh surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan (Faskes 1) BPJS sebelumnya.
Karena Amsari susah menjelaskan kondisi kesehatan matanya, dan di klinik faskesnya menolak rujukan, dokter itu hanya memberi surat keterangan sakit untuk lampiran ke kelurahan.
Lurah Mekarwangi Muhammad Nor menolak lebih lanjut proses pengajuan BPJS PBI Amsari karena tidak emergency.
Sementara lurah Mekarwangi tidak membantu mencari biaya pengobatan mata Amsari Eddy Usman, lansia hampir berusia 100 tahun ini.
“Mas ngerti gak emergency itu apa?” ujarnya kepada swarametro.com.
Akhirnya ada klinik yang mau membantu surat rujukan untuk penyakit mata Amsari untuk peroleh pengobatan ke rumah sakit spesialis mata. Dan syarat untuk peroleh BPJS PBI. (Vhee)













