Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

banner 468x60

JAKARTA, pedulibangsa.co.id – Perayaan ulang tahun kedua Organisasi Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad (25/10/2026), menjadi penanda pergeseran peran organisasi kedaerahan. Ormas yang dahulu identik dengan wadah silaturahmi kultural, kini mulai mengambil peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi mikro dan penyelesaian persoalan perkotaan.

Langkah ini mendapat apresiasi dari pejabat publik dan pimpinan daerah, yang menilai potensi jaringan kemasyarakatan berbasis etnis dapat disinergikan dengan agenda pembangunan nasional maupun daerah.

Solusi Persoalan Kota dan Kemitraan Strategis
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pendekatan persuasif organisasi berbasis komunitas efektif dalam mengurai persoalan tata ruang yang menahun. Salah satunya adalah penataan pedagang di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, yang selama puluhan tahun memicu kemacetan.

“Persoalan kesemrawutan Pasar Kramat Jati selama 56 tahun tidak bisa diatasi. Berkat dukungan dan campur tangan Madas Nusantara, persoalan tersebut sudah bisa diatasi dan kemacetan mulai terurai,” kata Pramono dalam sambutannya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini merencanakan kolaborasi serupa untuk menata pedagang di kawasan Taman Puring, Jakarta Selatan. Kawasan tersebut rencananya akan direlokasi agar lebih layak usaha, sementara sebagian area publik akan dikembangkan menjadi taman inklusif ramah disabilitas.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Sektor Informal
Selain penataan kota, fokus utama Madas Nusantara adalah menghimpun potensi ekonomi warga Madura yang bergerak di sektor informal, seperti perdagangan, jasa, dan UMKM.

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, menegaskan bahwa perkembangan organisasi tidak boleh sekadar diukur dari bertambahnya jumlah pengurus, melainkan dari dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan anggota.

“Jaringan warga Madura di berbagai daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi produktif. Melalui kerja sama yang terarah, potensi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat pelaku UMKM,” ujar Jusuf Rizal.

Dalam perayaan tersebut, Madas Nusantara juga menyerahkan Jakarta Award kepada Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim. Penghargaan ini menjadi simbol penguatan sinergi antarormas untuk menjaga iklim kondusif di ibu kota.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *