Banyuwangi, Peduli Bangsa.co.id – Persatuan Supir Indonesia ( PSTI ) Truk korwil Jawa Timur melalui Ketua Korwil Jawa timur Bapak Slamet Barokah, menanggapi sikap Bupati yang sulit di temui Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Banyuwangi, Senin, 5 Juli 2021.
“Kami dari Persatuan Supir Truk Indonesia ( PSTI ) Korwil Jawa Timur, Khususnya PSTI Banyuwangi sangat kecewa dengan sikap sosok pemimpin Kabupaten Banyuwangi, yakni Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas yang sulit di temui untuk beraudiensi dengan LAN,” ujarnya.

Padahal, masih Slamet, kedatangan teman-teman LAN untuk memperjuangkan nasib rakyat Banyuwangi yang saat ini di selimuti bayang – bayang kehancuran akibat Bahaya Narkoba. Kami saja para supir Truk rela untuk tidak bekerja meluangkan waktu untuk bergabung dengan mereka teman – teman LAN yang hari ini akan melakukan audiensi dengan Bupati Banyuwangi.
“Harapan saya tadi dapat mendengarkan langsung wejangan – wejangan serta komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terhadap penanggulangan Bahaya narkoba melalui Lisan Bupati Banyuwangi langsung, sehingga kami para supir truk yang tidak selalu ada dirumah tidak khawatir terhadap anak – anak kami yang masih kecil yang pastinya rawan terhadap kejahatan jaringan Narkoba. Tapi sayangnya tadi kami hanya di temui Kabag Kesbangpol,” tegasnya.
Hal ini, tambah Slamet, membuat perasaan kami sangat kecewa banget, harus dengan cara apa kami dapat berbicara langsung dengan Bupati Banyuwangi, kita undang di acara Hari Anti Narkotika internasional ( HANI ) kemarin itu saja tidak hadir, sekarang kami ‘soan’ baik – baik pun juga gak di temui.
“Kami ini anak anak baik, jangan diperlakukan seperti ini. Pertemuan ini bukan kepentingan LAN BANYUWANGI Dan PSTI tapi kepentingan BANYUWANGI. Jika Ibu Bupati selalu begini, maka kami siap hilang kendali,” jelas Slamet Barokah.
Slamet juga menambahkan, Hubungan kami (PSTI) dan LAN Banyuwangi Itu seperi kakak beradik, sebab adanya temen temen LAN Banyuwangi, rasa khawatir kami sedikit hilang terhadap maraknya Bahaya Narkoba di Banyuwangi. Jadi selain ada keluarga di rumah kami juga punya saudara yang selalu siap membantu kami di setiap kesulitan yakni LAN.

“Itu yang salam ini kami rasakan selama kami tergabung di LAN,
melihat sikap Pemda Banyuwangi seperti ini kepada LAN, kami nyatakan siap jika kami di perintah LAN untuk ikut turun ke jalan menyuarakan dan memperjuangkan Penanggulangan Bahaya Narkoba di Banyuwangi, Anggota PSTI tak terhitung di Banyuwangi namun untuk kepentingan ini kami pastikan Halaman Pemda Banyuwangi itu penuh dengan Truk Kami,” tutupnya kepada kontributor Peduli Bangsa. (Feb)













