Banyuwangi, Pedulibangsa.co.id – Nasib naas menimpa Raya, seorang bocah berusia 7 tahun terbakar karena menolong Ibunya yang terkena ledakan gas LPG. Sang Ibu meninggal akibat luka bakar yang dialaminya.
Musibah tersebut terjadi di Bali pada (10/1/2021) lalu. Berawal dari ledakan gas LPG yang ada di rumah korban, dan kemudian api membakar tubuh sang Ibu. Raya yang saat itu sedang berada di rumah, melihat Ibunya terbakar diapun berusaha menolong hingga iapun ikut terbakar.

“Saat itu, Raya sempat di rawat di rumah sakit Sanglah selama 2 bulan, dan di rawat di salah satu yayasan sosial di Bali. Karena di sana tidak ada sanak saudara, dan hanya nenek yang berada di sana, akhirnya dari pihak keluarga meminta agar Raya di pulangkan ke Banyuwangi, tepatnya di Desa Glagah Agung Kecamatan Purwoharjo,” ungkap Ibu Katiman, Bibi dari Raya, Kamis (17/6/2021)
Dia menambahkan, “kondisi Raya saat ini sangat membutuhkan bantuan dari para dermawan, sebab sekarang dalam kondisi seperti ini pihak keluarga tertatih – tatih untuk biaya pengobatannya, di samping itu Bapak kandung Raya sekarang masih dalam proses menjalani hukuman akibat penjualan Gas LPG secara ilegal, yang juga mengakibatkan meninggalnya sang istri dan luka bakar anaknya (Raya),” tambahnya
Di lain sisi, Bambang panggilan Akrab Pak Boy selaku tim giat sosial Lembaga Anti Narkotika (LAN) merespon cepat kabar tersebut dan meneruskan informasi tersebut kepada Ketua LAN Banyuwangi, alhasil ia diperintahkan untuk segera membantu atau memfasilitasi agar Raya segera mendapatakan pelayanan kesehatan Rumah Sakit yg lebih layak.
“Intinya kita di minta untuk mengawal sampai Raya benar-benar sembuh total seperti yang pernah kami lakukan kepada Roqib waktu itu,” pungkasnya. (Feb)













