Banyuwangi,Pedulibangsa.co.id – Acara penggalangan dana untuk santunan anak yatim berlangsung tertib dan sukses, meskipun terdapat sedikit kesalah pahaman saat acara sudah selesai.
Alif Hudi, pembina kelompok seni ‘Langgeng Buono’ menyatakan, agenda giat seni jaranan tersebut berlangsung tertib dan lancar. Dirinya juga mengatakan bahwa acara itu merupakan bakti sosial pengumpulan dana untuk anak yatim.

“Alhamdulillah agenda bakti sosial penggalangan dana Santunan Anak Yatim berjalan lancar dan sukses sesuai rencana. Namun ditengah perjalanan ada kelompok lain yang tidak berijin berpapasan di depan Stasiun Kereta Api Kalisetail, sehingga membuat sedikit kemacetan, seolah kelompok kami yg telah membuat kemacetan jalan,” ucapnya, Sabtu (28/8/2021).
Dukungan warga, masih Alif, dalam kegiatan tersebut dapat dilihat bagaimana antusiasme warga menyumbang untuk anak yatim dan duafa. Kegiatan kemanusiaan tersebut diselenggarakan oleh Langgeng Buono “Songkel Mejo”, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.
Acara tersebut dikemas sedemikian menarik dengan menampilkan kesenian jaranan yang sudah jarang terlihat semenjak pandemi. Diketahui, seusai acara, para pelaku seni beristirahat di tempat Kepala Dusun Krajan yang berlokasi tepat dipinggir jalan. Banyak warga yang menghampiri untuk menonton, namun pihak penyelenggara menyatakan bahwa acara sudah selesai.
ku
“Saya sudah memberikan informmasi & konfirmasi serta koordinasi dg Pak Camat dan Kapolsek Sempu, bahwa acara selesai, kemudian pihak terkait hanya menghimbau kepada kami dan masyarakat untuk segera membubarkan diri guna menghindari kerumanan,” tambahnya.
Alif Hudi selaku pembina Langgeng Buono juga menyampaikan, acara yang diadakan oleh Langgeng Buono mendapat izin resmi dan menghasilkan nilai kebaikan berupa hasil sumbangan berjumlah Rp 5.300.000,- dan akan disumbangkan setelah acara selesai.
Perlu diketahui, acara baksos tersebut dilakukan dengan cara berjalan di jalan utama Desa Sempu, sesuai petunjuk, waktu berhenti tidak lebih dari 10 menit agar tidak menimbulkan kerumunan. (Re)













