Baru Dibangun, Jembatan Gladak Perak Lumajang Ditelan Awan Panas Letusan Gunung Semeru

banner 468x60

Lumajang, PeduliBangsa.co.id – Tercatat pada pukul 11:59:31 WIB, hari Minggu (4/12/2022), Awan Panas Guguran (APG) letusan Gunung Semeru telah sampai di Jembatan Gladak Perak, Lumajang, Jawa Timur. Bahkan jembatan yang baru dibangun itu terlihat seperti tertelan awan panas.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan APG telah melewati Jembatan Gladak Perak yang berada di Kecamatan Candipuro. Proses evakuasi penduduk sedang dilakukan.

“Masyarakat Lumajang, saat ini APG Semeru sudah melebihi Gladak Perak. Proses evakuasi telah berjalan. Kami sedang mempersiapkan langkah darurat. Beberapa posko evakuasi dan tempat pengungsian sedang dipersiapkan,” tulis Thoriqul Haq melalui media sosialnya.

Gunung Semeru mengalami erupsi dini hari tadi, Minggu (4/12/2022). Kejadian ini terhitung persis satu tahun setelah meletus pada 4 Desember 2021 lalu. Saat itu letusan gunung api tersebut merusak Jembatan Gladak Perak hingga putus.

Dan pada tanggal 23 April 2022, Jembatan Gladak Perak yang telah rampung diperbaiki akibat dampak letusan Gunung Semeru 2021, telah diresmikan untuk dibuka kembali.

Beberapa bulan baru dibangun, jembatan yang menghubungkan Lumajang – Malang itu kini dilaporkan diterjang awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

Info terbaru, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Semeru dari ‘Siaga’ menjadi ‘Awas’ atau dari Level III menjadi Level IV, terhitung per pukul 12.00 WIB hari ini.

Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau masyarakat sekitar gunung.

“Masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.” himbau BPNB Indonesia melalui media sosialnya. (r)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *