Jaga Silahturahmi, BPJS Kesehatan Jakarta Timur Gelar Pertemuan Badan Usaha

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – Pedulibangsa.co.id – Untuk menjaga stabilitas penerimaan iuran dari segmen Pekerja Penerima Upah (badan usaha), BPJS Kesehatan perlu memberikan apresiasi bagi badan usaha yang telah patuh terhadap pelaporan data kepesertaan dan pembayaran iuran setiap bulannya terutama untuk badan usaha berskala besar sehingga dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik dengan badan usaha.

BPJS Kesehatan menggelar pertemuan dengan seluruh badan usaha yang berada di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur pada Kamis (09/09) di daerah Rawamangun. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, M. Ichwansyah Gani mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi kesempatan baik bagi BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur dengan seluruh badan usaha yang hadir untuk menjaga hubungan baik yang telah terjalin lama.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Administrasi Jakarta Timur, Galuh Prasiwi, saat membuka acara mengatakan bahwa warga Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS telah mencapai 97,48 % dan paling banyak (peserta JKN-KIS di Jakarta Timur adalah) peserta PBI yang didaftarkan oleh Pemerintah. PBI diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu sehingga Galuh menghimbau badan usaha untuk mendaftarkan pegawai nya menjadi peserta PPU bukan peserta PBI karena hal ini juga berkaitan dengan program jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kehilangan pekerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang karyawannya terdaftar sebagai peserta PPU.

”Ada beberapa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, diantaranya ialah untuk meningkatkan hubungan yang baik dengan badan usaha yang telah patuh terhadap pelaporan data kepesertaan dan tepat waktu dalam melakukan pembayaran iuran JKN dan untuk memastikan badan usaha kedepannya tetap tertib dalam pelaporan kepesertaan JKN-KIS serta tertib dalam pembayaran iuran JKN,” pungkas Ichwansyah.

Galuh menambahkan bahwa sangat mengapresiasi badan usaha yang telah hadir pada acara tersebut dan membayarkan iuran JKN secara tepat waktu. Kepatuhan badan usaha dalam membayar iuran JKN merupakan sesuatu dukungan bagi BPJS Kesehatan untuk mewujudkan indonesia yang lebih sehat dan Galuh juga berterimkasih kepada BPJS Kesehatan telah menyelenggarakan pertemuan badan usaha ini guna memberikan informasi yang diperlukan badan usaha dalam Program JKN-KIS.

Dalam pertemuan badan usaha ini, BPJS Kesehatan tidak hanya menghadirkan pihak Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Administrasi Jakarta Timur saja namun juga mengundang Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) DPK Jakarta Timur, I Gede Putu Sadia Yasa yang menyampaikan beberapa materi dan mengundang dokter spesialis paru Rumah Sakit Omni Pulomas, Jakarta yaitu Frans Abednego Barus yang juga memberikan informasi terkait virus Covid-19.

“Kalau dilihat dari data yang diambil per 27 Agustus 2021, warga Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS sejumlah 3.152.545 jiwa dari total jumlah warganya yaitu 3.234.003 jiwa sehingga telah mencapai 97,48 % dan 2 (dua) segmen peserta terbanyak yaitu segmen PBI APBD sebanyak 1.296.794 diikuti oleh segmen PPU sebanyak 1.253.795, jadi hampir seimbang,” tutup Ichwansyah.(MN/cp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *