Beranda Nasional Miris, Oknum Petugas Tol Cicago Depok Halangi Tugas Wartawan Liputan

Miris, Oknum Petugas Tol Cicago Depok Halangi Tugas Wartawan Liputan

DEPOK – pedulibangsa.co.id – Jurnalis adalah seseorang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan jurnalistik, dan melaporkan segala suatu peristiwa kepada publik melalui media massa secara teratur.

Selain menjadi seorang pencari berita terdapat beberapa tugas lainnya dari jurnalis, diantaranya adalah, Memberikan Informasi, Pendidik, Agen Pembaharu, Memberi Hiburan Kepada Masyarakat, Interpreter (Penafsir), Wakil Publik dan Advokasi.

Hal tersebut sesuai tertuang Undang-undang Pers No 40 Tahun 1999, siapa saja yang menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas kewartawanan, dapat dipidana 2 tahun kurungan penjara.

Anehnya, saat jurnalis sedang menjalankan tugas dilapangan dengan melihat kejadian sebuah truk kontainer bernopol B 9714 IEH pengangkut cat cair terguling di pintu keluar Margonda Tol Cijago arah Jalan Juanda Depok. Petugas tol sempat melarang wartawan melakukan peliputan, pada Kamis (10/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, bahwa petugas tol telah menghalang-halangi tugas wartawan. “Nggak-nggak,” kata petugas tol sambil mengibas-ibaskan tangannya ke arah kamera wartawan.

Wartawan menanyakan alasan petugas melarang peliputan. “Masih di dalam tol,” ujanya petugas informasi dari lansiran media online.

Padahal jelas truk kontainer tersebut sudah berada di pintu keluar tol.

Truk kontainer diduga melaju dengan kecepatan tinggi di area berbelok di pintu keluar Margona tol Cijago arah Jalan Juanda Depok. Akibatnya truk terguling.

Polisi dari unit laka lantas Polres Metro Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok langsung melakukan olah TKP untuk memastikan kejadian truk terguling. Supir truk dalam kondisi terluka dan dilarikan ke klinik terdekat dengan ambulans.(Rizky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here