Pengabdian Kepada Masyarakat, Poliwangi Andil Kembangkan Daya Tarik Wisata Sungai Lungun Desa Bunder

banner 468x60

BANYUWANGI – Pedulibangsa.co.id – Masyarakat Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi memanfaatkan sungai Dam Lungun untuk menarik wisatawan. Sungai yang memiliki air jernih dan berada di antara rimbunnya pohon itu juga dilengkapi dengan taman lengkap seperti gazebo.

Namun, agar memiliki daya tarik wisata yang lebih baik dan selalu berkembang demi terciptanya kelestarian lingkungan, dibutuhkan beberapa hal terkait untuk mendukung pengembangan wisata rintisan ini.

Untuk itulah, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) bersinergi bersama para pengelola objek wisata ini yaitu Pokdarwis, Bumdes, dan Pemdes Bunder. Pengembangan wisata ini dilakukan dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ) di wisata Lungun Indah, Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Minggu (14/8/2022)
.
Kegiatan ini merupakan serangkaian PKM di sektor pariwisata, yang sebelumnya diadakan pelatihan kuliner tentang makanan khas desa ini. Pengembangan wisata dilakukan oleh prodi divisi Manajemen Bisnis Pariwisata.

Wisata air sungai ini bakal diberikan pendampingan salah satunya pada pelayanan berbasis Cleanliness, Health, Safety, dan Environment sustainbilty (CHSE). CHSE merupakan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan yang bertujuan membangun kembali kepercayaan serta rasa aman.

Tim dosen pelaksana PKM Pariwisata, Kanom, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan objek wisata sehingga benar-benar memberikan kenyamanan untuk pengunjung dan yang lebih utama pada pembangunan berkelanjutan.

“Daya tarik wisata itu harus menitik beratkan pada pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu pemangku kepentingan Pokdarwis, Bumdes, dan Pemdes harus punya satu visi misi sebagai wisata yang berkelanjutan. Salah satu caranya adalah dengan pendampingan seperti ini,” kata Kanom.

Disambut baik oleh pemerintah desa setempat, Kepala Desa Bunder, Samirin, menyampaikan bahwa sinergitas kampus yang berada di wilayah Kecamatan Kabat ini sangat baik. Sehingga dengan adanya pendampingan ini diharapkan bisa berkembang dan menjadi wisata yang dikenal oleh pengunjung lokal maupun mancanegara.

“Dulunya wisata Lungun Indah adalah sungai yang digunakan warga untuk kegiatan mencuci baju dan juga mandi. Namun pemerintah desa mulai berbenah dan membuat lokasi itu sebagai objek wisata dengan konsep sungai bersih dan taman yang indah,” ujar Samirin, Minggu (14/8/2022).

Mewakili masyarakat desa, Samirin juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan berupa perahu kano lengkap dengan pelampungnya. Dengan hadirnya perahu kano di sungai Lungun Indah ini akan menambah daya tarik wisatawan.

Terakhir, kepala desa menambahkan, program Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat bermanfaat bagi warga dan juga meningkatkan ekonomi kerakyatan sesuai dengan program pemerintah yakni Banyuwangi Rebound. (r)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *