Banyuwangi – Pedulibangsa.co.id – Diduga terdapat kejanggalan mengenai mekanisme perizinan yang berlangsung, warga hingga pemerhati lingkungan daerah Banyuwangi membuat pengaduan ke pihak terkait tentang proyek reklamasi pantai Watudodol di desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi
Kejanggalan yang terjadi di proyek reklamasi pantai Watudodol tetap berlangsung meski sudah banyak penolakan dari warga sekitar yang melakukan pengaduan. Hal tersebut semakin menimbulkan dugaan kuat menyalahi ketertiban AMDAL dan tanpa melibatkan masyarakat lingkungan. Mengingat proyek reklamasi memiliki dampak yang signifikan, perlu adanya kajian yang membahas tentang hal tersebut, ungkap Pemerhati Lingkungan Hidup Amir Ma’ruf Khan, Rabu (30/6/2021)
Belum cukup mendatangi Dinas Lingkungan Hidup, Amir dan tim mendatangi pula kantor Perijinan Pertambangan Provinsi Jatim guna mencari informasi yang akurat mengenai pengajuan izin reklamasi. Hal tersebut dilakukan atas dasar kepedulian terhadap lingkungan serta mencari titik keterlibatan secara personal maupun pengusaha di desa Ketapang.
Pengaduan terus dilakukan elemen terkait, mulai dari warga, nelayan sampai pemerhati lingkungan demi mendapatkan jawaban dari pertanyaan tentang “mengapa” proyek tetap dilaksanakan sedangkan belum memenuhi kesepakatan dari lingkungan.
Dilayangkannya surat kedua kepada lembaga terkait tanpa keterangan membuat geram para aktivis lingkungan. Hasil pengamatan yang dilakukan kepada beberapa instansi di surabaya satu bulan yang lalu pada tanggal 31 mei 2021 belum menemui titik terang, sehingga para aktivis dan beberapa LSM baik LKPK dan LSM TEROPONG beserta ketua kelompok nelayan Mentari Timur kembali mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Propinsi Jatim. Harapannya segera terkuak apabila ada permainan halus dalam proyek yang dalam pelaksanaanya merugikan ekosistem laut dan mempengaruhi mata pencaharian yang ada di dalam wilayah sekitar pantai Watudodol. (*)
PROYEK REKLAMASI PANTAI WATUDODOL MENEMUI KEJANGGALAN HINGGA TERCIUM KE WARGA DAN PEMERHATI LINGKUNGAN BANYUWANGI













