Beranda Daerah Sedang Ramai Perbincangan Hangat LQ Indonesia LawFirm dan Ketua ICPW

Sedang Ramai Perbincangan Hangat LQ Indonesia LawFirm dan Ketua ICPW

JAKARTA – pedulibangsaa.co.id – Baru-baru ini sedang ramai perbincangan hangat di publik antara LQ Indonesia LawFirm dan Ketua ICPW.

Kabar terbaru seperti yang diungkapkan dari Rilis LQ Indonesia LawFirm dilansir media online, Jum’at (30/09/22) bahwa LQ Indonesia membantah tegas statement dari Bambamg Suratno yang berisi keterangan tidak benar dan fitnah. Advokat Leo Detri, SH, MH selaku Co Founder LQ Indonesia Lawfirm menjelaskan, tuduhan Bambang Suratno bahwa Alvin Lim memeras klien 1-10 Milyar jelas fitnah, karena sampai sekarang tidak ada laporan polisi pemerasan, Jika memeras laporkan, tantang Leo.

Mengenai kasus gratifikasi Ses Jampidum Chaerul Amir, sudah jelas disidang etik dan diakui Natalia Rusli pula ketika diperiksa Jamwas, dan juga sudah ada putusan Jaksa Agung bahwa SesJam dicopot karena terbukti terlibat dalam mafia hukum dan menerima gratifikasi dari Natalia Rusli. Tak terbantahkan ada release resmi dari Kejaksaan. Juga tuduhan lain tentang mafia penipuan asuransi tidak berdasar karena tidak pernah Alvin Lim kena pasal penipuan, jelas Leo.

Leo menyayangkan statemen Bambang Suratno yang adalah pendapat pribadi namun mengunakan nama organisasi ICPW/ Indonesia Civilian Police Watch.

“Bambang Suratno ini kecewa karena Alvin Lim tidak mau memberikan tempat kantor untuk ICPW. Alvin Lim beranggapan bahwa sudah ada organisasi IPW yang lama memantau kepolisian. Dan Alvin Lim merasa tidak perlu ada ICPW apalagi visi dan misi ICPW tidak sejalan dengan idealisme Alvin Lim. ICPW dipandang hanya sebagai Humas POLRI yang menjadi advertising dan iklan untuk memuji kepolisian padahal diperlukan saat ini adalah organisasi pengawas POLRI agar meluruskan oknum nakal,” ucapnya.

Ini saya lampirkan bukti percakapan wa antara Alvin Lim dan Bambang Suratno sebagai bukti dimana Bambang menekan agar bisa ada kolaborasi dan diberikan kantor. Bambang sudah lama kenal, jika tahu Alvin Lim adalah mafia asuransi dan menipu 60 juta, silahkan bawa bukti dan segera laporkan ke kepolisian. Kenapa malah cuap-cuap di media, dendam dan menyebar berita bohong karena Alvin Lim tidak mau kolaborasi dengan ICPW?” Leo menduga Bambang Suratno dendam karena Alvin menolak bergabung dengan ICPW karena ICPW ini hanyalah corong memuji POLRI dan tidak ada nilai value yang berguna, makanya Alvin Tolak.

Ditempat terpisah, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Jum’at (30/09/22) seperti yang di lansir media online, Indonesian Civilian Police Watch (ICPW) menyebut Alvin Lim diduga telah menjelek- jelekan institusi penegak hukum seperti Kejagung sebagai sarang mafia, dan juga menghina institusi Mabes Polri melalui tulisan atau video yang beredar di media sosial.

Untuk itu, ICPW minta Kapolri mengambil tindakan tegas terhadap statemen Alvin Lim tersebut. “Iya, Kapolri harus menindak tegas Alvin Lim atas ucapannya yang menjelek- jelekan institusi penegak hukum,” ucap Ketua Presidium ICPW Bambang Suranto dalam keterangannya, pada Kamis, 29 September 2022.

Menurut Bambang, perkataan Alvin Lim yang menjelek- jelekan Polisi tidaklah pantas. Kalau mau kritik tidaklah mesti dengan caci-maki. Sama halnya ketika menegakkan hukum, tidak harus dengan melanggar hukum. Apalagi, Polisi tidak anti terhadap kritik. “Saya yakin Polri dan Kejaksaan tidak anti terhadap kritik kok,” katanya.

Masyarakat juga kata Bambang, banyak yang mendukung agar Alvin Li m ditindak, terlihat dengan banyaknya karangan bunga yang terpajang di kantor kejagung

Bambang Suratno menegaskan ICPW tidak berpendapat, ICPW berkata berdasarkan Narasumber dan bukti yg di berikan kepada ICPW.(Rizky)

Sumber : Dari Berbagai Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here