Beranda Daerah Begini Respon SPBU Pesanggaran, Banyak Kendaraan Mogok Diduga Pertalite Bercampur Air

Begini Respon SPBU Pesanggaran, Banyak Kendaraan Mogok Diduga Pertalite Bercampur Air

Banyuwangi, pedulibangsa.co.id- Banyak kendaraan yang melintas di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengalami mogok mesin dan terpaksa harus menguras isi tangki bensin mereka, Rabu malam (31/8/2022). Kendaraan tersebut terdiri dari roda dua dan roda empat.

Pasalnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite didapat para pemilik kendaraan tersebut dari sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.684.31 di Jalan Sukomade, masuk Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, mengandung air.

Banyak pengendara yang mengeluhkan kondisi kendaraan mereka mogok karena mengalami gangguan pada bagian sistem pembakaran, dikarenakan pada bagian mesin terjadi macet karena ada elemen air yang tercampur dalam pertalite.

Merasakan hal tersebut, para pemilik kendaraan yang berjumlah kurang lebih 50 orang, melakukan aksi komplain di SPBU Pesanggaran tersebut sekitar pukul 8 malam. Videonya beredar luas di medsos.

“Ini lho lur habis ngisi di pom, isinya air. Sepeda motor macet semua. Komplain malam ini dan ini buktinya!” ucap pria pemilik sepeda motor sambil memperlihatkan air dari tangki motornya.

Warga yang membeli BBM di SPBU Pesanggaran tersebut berkumpul di depan SPBU guna meminta keterangan kepada pihak pengelola.

Pengawas SPBU Pesanggaran, Yono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan. Dirinya mengatakan tidak ada unsur kesengajaan.

“Mengenai BBM yang bercampur air, sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan. Hal ini di luar sepengetahuan kami, artinya tidak ada unsur kesengajaan, mungkin ada masalah di tandon BBM kami,” kata Yono.

Lanjutnya, pihak SPBU meminta kepada para pengendara yang sudah terlanjur membeli BBM bercampur air supaya lapor guna pendataan.

“Dan yang sudah terlanjur beli BBM bercampur air supaya melaporkan untuk dilakukan pendataan guna kami sampaikan ke manajemen,” ujar Yono.

Sebagai tindak lanjut, Kamis pagi akan dilaksanakan pengecekan bersama pihak berwajib dan intansi terkait lainnya terhadap saluran pipa dan tandon BBM apakah mengalami kebocoran, sehingga air bisa masuk dan bercampur dengan BBM.
(r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here