Beranda Daerah BPJS Kesehatan dan Sudinkes Kompak Jaga Mutu Layanan Faskes

BPJS Kesehatan dan Sudinkes Kompak Jaga Mutu Layanan Faskes

JAKARTA TIMUR – pedulibangsa.co.id – BPJS Kesehatan bersama dengan pemangku kepentingan seperti Suku Dinas Kesehatan, Asosiasi Fasilitas Kesehatan dan Asosiasi Profesi selalu rutin melakukan baik kredensialing maupun rekredensialing terhadap fasilitas kesehatan yang telah atau baru akan melakukan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan setiap tahunnya dengan tujuan menjaga mutu layanan sehingga peserta JKN dapat terlayani dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Tri Budiastuti Lestari saat membuka kegiatan Penyampaian Hasil Kredensialing dan Rekredensialing Fasilitas Kesehatan Wilayah Jakarta Timur Tahun 2022 bertempat di daerah Rawamangun pada Kamis (22/09).

“Kredensialing merupakan kegiatan peninjauan dan penyimpanan data-data fasilitas pelayanan kesehatan berkaitan dengan pelayanan profesinya yang mencakup lisensi, riwayat malpraktek, analisa pola praktek dan sertifikasi. Kredensialing adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh BPJS kesehatan untuk melakukan kualifikasi fasilitas pelayanan kesehatan serta proses evaluasi untuk menyetujui atau menolak fasilitas pelayanan kesehatan apakah dapat diikat dalam kerjasama dengan BPJS kesehatan yang penilaiannya didasarkan pada aspek administrasi dan teknis pelayanan. Kredensialing dilakukan terhadap fasilitas kesehatan yang baru mau melakukan kerjasama dan rekredensialing dilakukan terhadap fasilitas kesehatan yang mau memperpanjang kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Tari.

Tari menambahkan bahwa hingga bulan Agustus 2022, sudah 91,6% Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) telah dilakukan rekredensialing yang terdiri dari 177 FKTP sudah dilakukan proses rekredensialing dari jumlah total FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur yaitu sejumlah 195 FKTP. Sedangkan untuk kredensialing itu sendiri terdapat dua FKTP yang telah dilakukan proses kredensialing. Dari dua proses tersebut baik rekredensialing maupun kredensialing hasilnya mayoritas direkomendasikan. Masih terdapat empat klinik dan 14 Puskesmas yang masih dalam proses rekredensialing.
“Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur akan terus berkolaborasi optimal meningkatkan hubungan kemitraan dengan BPJS Kesehatan bersama-sama Asosiasi Fasilitas Kesehatan dan Asosiasi Profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada fasilitas kesehatan dengan tujuan untuk memenuhi standar layanan kesehatan yang baik kepada peserta JKN sehinggal hal tersebut juga secara otomatis akan meningkatkan tingkat kepuasan peserta JKN terhadap Program JKN. Kami akan terus berusaha dalam melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak sehingga pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur terhadap peserta JKN tidak terganggu,” kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, Inu Harimurti.

Inu mengatakan bahwa Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur akan melakukan kunjungan kepada fasilitas kesehatan yang nilai kredensialingnya belum memenuhi kriteria yang berlaku untuk dapat diberikan pendampingan semaksimal mungkin. Standar layanan kesehatan kepada masyarakat sangat diutamakan karena kesehatan merupakan salah satu hak yang diberikan negara kepada warganya sehingga harus diberikan dengan baik dan benar. Semoga proses kredensialing dan rekredensialing di akhir tahun 2022 dapat berjalan dengan lancar sehingga bisa bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan segera.(MN/cp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here