JAKARTA TIMUR – pedulibangsa.co.id – BPJS Kesehatan terus menggencarkan sosialisasi terkait pentingnya memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN kepada berbagai kalangan masyarakat mulai dari remaja hingga dewasa. Salah satu upaya menanamkan pemahaman betapa pentingnya memiliki jaminan sosial adalah melakukan sosialisasi kepada siswa dan siswi di sekolah menengah atas (SMA). Pada kali ini SMA Negeri 11 Jakarta Timur yang disambangi oleh BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur untuk dapat berbagi informasi baik dengan para murid maupun dengan para guru. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Arief Setiadi saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Jaminan Sosial, bertempat di daerah Cakung pada Kamis (12/06).
Arief mengucapkan rasa terima kasih dan mengapresiasi SMAN 11 Jakarta Timur yang berinisiatif mengundang BPJS Kesehatan untuk melakukan sosialisasi jaminan sosial bagi para siswa. Bagi Arief, pemahaman dan pengetahuan tentang jaminan sosial itu memang seharusnya sudah dipahami sejak dini, dibentuknya badan pengelola seperti BPJS menjadi bukti negara hadir dalam melindungi masyarakatnya. Dalam materinya Arief menjelaskan bahwa badan yang menyelenggarakan Jaminan Sosial ada dua, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, untuk BPJS Ketenagakerjaan mengelola lima program dan BPJS Kesehatan mengelola satu program yaitu Jaminan Kesehatan.
“Pasti setiap dari kita pernah merasakan yang namanya jatuh sakit apapun tingkatannya mau itu sakit yang ringan ataupun berat, apabila sakit tentunya kita datang kepada ahlinya yaitu dokter, oleh karena itu disinilah fungsi BPJS Kesehatan hadir untuk meringankan beban masyarakat yang sedang sakit dengan menjamin biaya pengobatannya. Dulu saat belum ada Program JKN, banyak masyarakat terutama yang tidak mampu, enggan untuk berobat apalagi ke rumah sakit karena khawatir akan beban biaya pelayanan kesehatan yang tinggi. Kini sudah tidak perlu pusing lagi, cukup fokus kepada proses penyembuhannya saja, hal ini yang perlu ditanamkan kepada usia-usia muda sehingga memahami betul akan pentingnya jaminan kesehatan,” pungkas Arief.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 11 Jakarta, Heru Setyo Winarso menyatakan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan sejak dini, peningkatan literasi jaminan sosial di kalangan pelajar, menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya jaminan sosial, serta mengembangkan karakter yang sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Jaminan sosial hadir atas amanat UUD 1945 pasal 28 ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, sehingga para murid diharapkan paham bahwa mendapatkan pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga negara termasuk mereka. Selain jaminan kesehatan, para siswa juga diberi informasi tentang jaminan sosial lainnya seperti Jaminan Pensiun, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Bagi saya BPJS Kesehatan itu sangat penting bahkan jangan sampai kita menggunakannya, artinya kita sehat terus, tidak masalah apabila kita iurannya dipotong dari gaji, karena iuran kita bisa bermanfaat bagi peserta JKN lainnya yang sedang sakit.
Sosialisasi ini sangat bermanfaat baik untuk para siswa maupun pengajar karena terkait dengan jaminan sosial untuk perlindungan sosial yang sudah seharusnya dipahami setiap individu di Indonesia sebagai hak mereka, selain itu para pengajar juga semakin bertambah pengetahuannya sehingga dengan konsisten dapat mengajarkan kepada siswa perihal JKN. Dengan adanya sosialiasi ini diharapkan kedepannya anak-anak Indonesia usia muda yaitu para pelajar sudah memiliki pemahaman yang sangat baik bahwa Program JKN adalah salah satu kebutuhan utama,” tutup Heru. (Vhee)













