Beranda Daerah Ira : Lancar Persalinannya, Mudah Daftarnya

Ira : Lancar Persalinannya, Mudah Daftarnya

JAKARTA – Pedulibangsa.co.id – Hari itu hujan turun dengan sangat derasnya, langit sore itu terlihat lebih gelap dibandingkan sore di hari-hari sebelumnya. Jakarta sudah mulai memasuki musim hujan. Suasana dingin dan mendung pada saat itu hilang setelah saya bertemu dengan salah satu keluarga yang baru saja dikaruniai seorang bayi laki-laki. Kegembiraan serta suka cita yang terpancarkan di ruang tamu rumah mereka membangun perasaan hangat dan ceria terhadap diri saya waktu itu. Ira Suryani (30) atau biasa disapa dengan panggilan Ira yang ditemani oleh suami dan kedua anaknya sedang merasakan kebahagian tersebut.

Kebahagian Ira dan keluarga tidak hanya karena hadirnya sang buah hati, disisi lain mereka juga bersyukur karena pelayanan persalinan selama ini menggunakan Program JKN sehingga biaya pelayanan kesehatannya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Ira dan keluarganya telah menjadi peserta JKN semenjak tahun 2016 dengan segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Ira sangat sadar betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan sebagai langkah preventif terhadap biaya pelayanan kesehatan yang tinggi jikalau sedang tertimpa musibah jatuh sakit sedangkan keluarganya bisa dikatakan kurang mampu dari segi ekonomi.

“Pada saat itu hari jumat malam saya merasakan perut saya sangat sakit sekali seperti mulas begitu dan memang usia kandungannya sudah cukup untuk melakukan persalinan sesuai dari pemeriksaan dokter. Tanpa pikir panjang saya langsung dibawa oleh suami menuju Rumah Sakit Bhakti Mulia Jakarta di daerah Slipi. Sesampainya di rumah sakit, saya langsung dibawa ke IGD dan ditangani dengan tanggap oleh dokter dan perawat tanpa menanyakan penjaminnya apa yang terpenting keselamatan saya dan bayi saya dahulu. Ternyata memang kondisi saya tersebut sudah mengindikasikan bahwa saya akan segera melahirkan,” ucap Ira saat dijumpai tim Jamkesnews, Senin (12/09).
Ira melanjutkan ceritanya bahwa saat suaminya mengurus penjaminan BPJS Kesehatan di rumah sakit, didapati tidak ada kendala sama sekali. Cukup menunjukan Kartu JKN dan setelah dilihat aktif kepesertaannya maka selanjutnya seluruh biaya persalinan saya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Ira juga memuji pihak rumah sakit karena lebih dahulu menangani proses persalinan dirinya dan bayi dalam kandungannya sehingga tidak terhambat mengenai proses administrasi. Meskipun dirinya terdaftar sebagai peserta PBI APBD namun tidak ada perbedaan layanan, semua dilayani sama baik pasien umum pribadi, pasien jaminan asuransi dan juga pasien jaminan Program JKN.

“Setelah melahirkan, bayi saya langsung didaftarkan oleh suami menjadi peserta JKN. Pendaftarannya cukup mudah dengan mengurus di rumah sakit tanpa perlu ke kantor BPJS Kesehatan. Proses kepesertaan langsung aktif tidak lama setelah diurus dan dapat digunakan saat itu juga sehingga biaya pelayanan kesehatan bayi saya pun ikut ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Jujur saya baru tahu proses pendaftaran bayi baru lahir bisa di rumah sakit, ini sangat memudahkan peserta JKN yang tidak perlu memyisihkan waktu lagi untuk ke kantor BPJS Kesehatan. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut,” pungkas Ira.

Diakhir perbincangan dirinya pun berharap agar Program JKN ini dapat terus hadir di tengah masyarakat karena manfaat yang diberikan oleh program ini sangat dirasakan secara nyata oleh banyak masyarakat Indonesia. Ira juga bersyukur karena adanya kepesertaan segmen PBI APBD yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta dikarenakan perekonomiannya yang terbatas sehingga pada akhirnya dirinya dapat menjalani proses persalinan tanpa harus kebingungan untuk membayar biaya persalinan. Ira juga mengingatkan bagi peserta JKN yang mampu dan terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) agar selalu membayar iuran secara tepat waktu sehingga terhindar dari ketidakaktifan kepesertaan yang mengakibatkan muncul denda pelayanan rawat inap.(vee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here