Lengan Nasri Dapat Pulih Berkas JKN

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – Pedulibangsa.co.id – Salah satu jenis kepesertaan dari BPJS Kesehatan yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu dari segi finansial adalah PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD. Kepesertaan ini adalah upaya BPJS Kesehatan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk melindungi warganya dalam memiliki jaminan kesehatan. Provinsi Daerah Khusus Jakarta menjadi satu dari sekian banyak daerah yang berkomitmen dan salah satu warganya yang mendapatkan manfaatnya adalah Nasri Ginting (60) seorang warga Jakarta Timur berbagi pengalaman positifnya sebagai peserta Program JKN. Nasri terdaftar sebagai peserta PBI APBD sejak tahun 2015 dan ia telah merasakan langsung manfaat dari program ini.
Nasri menceritakan bahwa pada tahun 2019, dirinya sempat mengalami kecelakaan yang cukup serius. Tangannya hampir putus akibat terkena mesin gerinda dan ia langsung mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat di rumah sakit terdekat. Menurut Nasri sebenarnya pada saat di rumah sakit dirinya sudah dijelaskan bahwa kasusnya ini termasuk ke dalam kecelakaan kerja yang dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan, namun karena usahanya tersebut milik sendiri dan tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maka dirinya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Nasri memuji pelayanan yang diberikan pada saat di IGD rumah sakit, sebab para dokter dan perawat semua sigap memulihkan kondisi tangannya. Setelah mendapatkan tindakan, Nasri dibawa ke ruang rawat inap untuk beristirahat.
“Pada waktu itu saya sangat panik sekali, namun keluarga saya mencoba tetap tenang dan langsung bawa saya ke IGD rumah sakit. Menurut cerita keluarga saya pada saat itu saya langsung ditangani oleh dokter dan perawat di IGD rumah sakit. Mereka lebih mementingkan keselamatan diri saya dulu dan pihak keluarga yang mengurus administrasi pendaftarannya. Proses administrasinya cepat tidak bertele-tele atau dipersulit, keluarga saya menunjukan kartu JKN saya kepada petugas pendaftaran dan sempat ada konfirmasi ke petugas BPJS Kesehatan. Untuk identitas keluarga saya tidak diminta fotokopi berkas apapun dan untuk konfirmasi ke petugas BPJS Kesehatan juga cepat sangat responsif,” ucap Nasri saat ditemui oleh tim Jamkesnews pada Rabu (13/11),
Nasri menambahkan bahwa selama menjalani perawatan, dirinya mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Mulai dari petugas pendaftaran, perawat, hingga dokter, semuanya ramah dan profesional. Mereka menjelaskan semua prosedur dengan jelas, sehingga dirinya merasa tenang dan tidak bingung. Meskipun begitu, Nasri juga memiliki masukan yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan terhadap peserta JKN, salah satunya ruang tunggu pasien yang seringkali penuh karena banyaknya masyarakat yang memanfaatkan Program JKN untuk berobat. Nasri berharap dapat ditambahkannya kursi tunggu pasien dan apabila dimungkinkan dapat memperlebar luas ruang tunggu yang telah ada.
”Saya sangat bersyukur dengan adanya kepesertaan PBI APBD dan berterimakasih kepada BPJS Kesehatan bersama dengan Pemerintah Daerah Khusus Jakarta yang telah melakukan kerja sama sehingga warga Jakarta bisa memiliki jaminan kesehatan dengan pendaftarannya cukup dengan KTP saja. Kepesertaan saya iurannya setiap bulan dibayarkan oleh Pemda Jakarta dan itu sangat sekali membantu saya yang kurang mampu. Akses pendaftaran menjadi peserta PBI APBD di Jakarta pun sangat mudah, cukup datang ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP sebagai warga Jakarta. Harapan saya kedepannya program peserta PBI APBD ini akan terus ada sehingga dapat membantu banyak masyarakat yang kurang mampu dan semoga Program JKN terus meningkat kualitas pelayanannya dan tidak lelah terus melayani peserta JKN,” tutup Nasri. (Vhee)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *