JAKARTA TIMUR – Pedulibangsa.co.id – Pengalaman pada saat proses persalinan menjadi suatu momen yang tidak akan pernah dilupakan oleh seorang ibu yang telah menantikan anaknya. Proses persalinan menjadi salah satu tindakan medis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan dalam Program JKN. Salah satu peserta JKN yang telah merasakan manfaat menggunakan JKN untuk proses persalinan adalah Nida Fauziah (26) atau biasa di sapa Nida. Nida menceritakan bagaimana dirinya merasa sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN, terutama selama kontrol kehamilan hingga proses persalinan. Sejak awal kehamilan, Nida secara rutin melakukan pemeriksaan di Puskesmas, tempat dirinya terdaftar sebagai peserta JKN. Semua biaya pemeriksaan dan kontrol kehamilan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.
Nida menceritakan bahwa ketika waktu melahirkan tiba, Nida dirujuk ke rumah sakit dikarenakan perlu tindakan yang lebih lanjut dan tidak bisa dilakukan di Puskesmas. Nida merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan dari mulai proses pendaftaran dan administrasi yang berjalan cukup lancar dan yang paling penting tidak dikenakan biaya tambahan untuk pelayanan dasar selama melahirkan, termasuk biaya kamar, obat-obatan, dan tindakan medis lainnya. Ia juga merasa pelayanan tenaga medis sangat baik, mulai dari dokter, bidan, hingga perawat yang mendampingi selama proses persalinan. Semua kebutuhan dirinya saat itu tertangani dengan baik dan JKN membantu meringankan beban biayanya yang pastinya cukup besar.
“Selama menggunakan Program JKN, saya telah menerima berbagai pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan rutin kehamilan, USG, tindakan persalinan hingga perawatan paska melahirkan. Seluruh biaya persalinan dan perawatan dasar ditanggung sepenuhnya oleh JKN dan saya tidak dikenakan iur biaya tambahan sama sekali. Saya pada saat itu naik kelas rawat inap ke VIP dari hak kelas rawat saya di kelas satu sehingga ada selisih biaya yang harus saya bayar namun selisih bayarnya pun masih terjangkau bagi saya. Saya mengapresiasi perawat dan dokter yang telah memberikan perhatian penuh serta menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang harus dilakukan untuk pemulihan paska melahirkan. Hal tersebut membantu kesehatan mental saya dalam merawat bayi saya kedepannya,” ujar Nida pada saat dikunjungi oleh tim Jamkesnews pada Rabu (13/11).
Nida menambahkan bahwa petugas administrasi di fasilitas kesehatan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit sangatlah ramah dan sigap dalam mengurus segala berkas yang diperlukan, termasuk pendaftaran peserta JKN. Nida hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS), tanpa harus membawa berkas fotokopinya. Nida mengakui meski antrean tunggu pasien ke poli klinik terkadang cukup membutuhkan beberapa waktu, terutama pada jam-jam sibuk, namun ia merasa proses pendaftaran cukup terorganisir. Nida memakluminya karena masyarakat yang memanfaatkan Program JKN ini tidaklah sedikit. Hal tersebut yang menurutnya menjadi bukti bahwa Program JKN sangat bermanfaat dan berarti bagi dunia kesehatan di Indonesia.
“Saya kira masih banyak peserta JKN yang mungkin belum sepenuhnya memahami apa saja yang mereka bisa dapatkan dari manfaatnya Program JKN. Sosialisasi melalui berbagai media perlu ditingkatkan agar semua peserta JKN bisa memanfaatkan layanan ini dengan maksimal. Peserta JKN perlu mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya sehingga ketika mereka menggunakan tentunya akan memudahkan serta mengurangi kemungkinan terjadinya kendala yang mungkin saja bisa terjadi. Saya berharap semogad semua pihak yang ada di dalam Program JKN dapat terus meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan. Dengan begitu, program ini akan semakin memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi seluruh peserta JKN,” pungkasnya. (Vhee)
Program JKN Bantu Nida Dalam Proses Persalinannya













