Solo, Pedulibangsa.co.id – Rencana restrukturisasi semua aset pabrik gula PT Perkebunan Nusantara (PTPN) ke satu badan usaha baru yakni Sugar Company (Sugar Co) membuat Perhimpunan Putra Putri Peduli PT Perkebunan Nusantara (PTPN I-XIV) bereaksi. Siang kemarin (12/8/2021), bertempat di Hotel Ramada Colomadu Solo, Perhimpunan tersebut merumuskan akan mengadakan demo secara virtual ( Live Streaming Sosial Media) dalam rangka menolak sistem pembentukan “Sugar Co” yang dianggap lebih menguntungkan Kapitalis di dalamnya, serta menuntut diganti dengan Sosialisme.
Perhimpunan Putra Putri Peduli PT Perkebunan Nusantara (PTPN I-XIV) tersebut meminta pertanggung jawaban PT Perkebunan Nusantara Holding atas dana Penyertaan Modal Negara (PMN) revitalisasi pabrik gula yang belum terselesaikan.

“Kami menilai Kapitalisme telah menyeret masyarakat Perkebunan menjadi kian miskin nantinya serta tidak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkarir,” ujar Noto Suwarno, Sekretaris Perhimpunan Putra-Putri Peduli PT Perkebunan Nusantara, Kamis (12/8/2021).
Noto menambahkan, “Kapitalisme hanya menguntungkan segelintir oknum pejabat saja, bukan menguntungkan PTPN seluruhnya. Sosialisme yang dituntut kami bahwa PTPN memberi kesempatan buruh untuk mendapatkan keamanan dan kepastian atas pekerjaan dan upah yang layak”.
Dalam rencana aksi ini, masih Noto, kami juga menghimbau agar para peserta demo virtual bisa tertib, santun dan beretika dengan tidak mengeluarkan kata-kata kotor yang nanti dapat terjerat UU ITE. (Red)













