Mencekam Ratusan Pendemo Dari Mahasiswa, Pelajar Dan Masyarakat Banyuwangi Kepung kantor DPRD Dan KPU Banyuwangi Untuk Suarakan Aspirasi

banner 468x60

PeduliBangsa.Co.Id Banyuwangi Jawa Timur. Ratusan pendemo yang terdiri dari mahasiswa, pelajar dan masyarakat mengepung kantor DPRD dan KPU Banyuwangi,aksi protes ini untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menolak Revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada.

Mereka menuntut KPU RI segera menerbitkan PKPU mengenai Pilkada 2024 sesuai putusn MK No.60/PUU-XXII/2024 dan No.70/PUU-XXII/2024.”Kami minta KPU Banyuwangi menyampaikan aspirasi ini ke KPU RI,” kata Koordinator Aksi, M. Andri Hidayat.

Setelah dari KPU, mereka menuju ke DPRD Banyuwangi. Para pendemo terlihat membawa spanduk dan poster protes. Bahkan mereka juga membakar ban di depan kantor dewan. Dengan menggunakan pengeras suara, mereka menyampaikan orasi yang penuh semangat, menuntut agar DPRD Banyuwangi melayangkan rekomendasi resmi kepada DPR RI agar revisi RUU Pilkada dihentikan.

Aksi ini merupakan keprihatinan kami atas ancaman terhadap demokrasi Indonesia jika RUU ini dilanjutkan.Massa aksi menilai, putusan MK yang dianggap sebagai “angin segar” bagi demokrasi tiba-tiba “dibegal” melalui Revisi UU Pilkada yang berlangsung kilat di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Keputusan yang diambil dalam rapat kerja di Baleg DPR ini dianggap sebagai sebuah “pembangkangan” yang akan menghasilkan proses “demokrasi palsu” dalam pilkada 2024.
Terlepas dari hal itu, dinamika politik yang terjadi di Baleg ini juga dikhawatirkan akan menimbulkan kekacauan penyelenggara Pilkada 2024, terutama perihal kepastian hukumnya.

“Oleh karena itu, apabila tuntutan kami tidak dijalankan dengan rasa keadilan yang substansial, maka kami tegas menolak legitimasi dari Kepala Daerah yang dihasilkan dari Pilkada 2024 yang cacat demokrasi,” kata Andri salah satu orator

Di tengah aksi tersebut, salah satu perwakilan Anggota DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila menemui para demonstran. Marifatul Kamila mengatakan, DPRD mendukung aspirasi rakyat dan berjanji akan membawa tuntutan ini ke DPR RI.

Menurutnya, keputusan MK merupakan keputusan final yang harus dihormati,”Aspirasi teman teman sama dengan kita, konstitusi adalah landasan tertinggi. Mari kita tegakkan keadilan dan konstitusi di negara kita,” tegas Marifatul Kamila saat menemui para demonstran

Aksi demontrasi Mahasiswa, pelajar dan masyarakat Banyuwangi ini menggugat berlangsung siang, dijaga ketat aparat kepolisian untuk mencegah hal yang tidak di inginkan. Massa akhirnya baru membubarkan diri sekitar pukul 17.00 WIB.

(MSP)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *