JAKARTA, pedulibangsa.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat melakukan pemulihan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan semua perangkat daerah dan jajaran terkait turun ke lapangan dengan kolaborasi lintas sektor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), komunitas, dan masyarakat, proses pemulihan dilakukan secara gotong royong membersihkan dan memperbaiki berbagai fasilitas umum. Jakarta pun berangsur normal dan terus bergerak maju.
Gubernur Pramono menegaskan langkah ini merupakan upaya dalam menjaga kenyamanan dan keamanan Jakarta, sekaligus menjadi simbol persatuan dalam menjaga ibu kota. “Pentingnya kebersamaan dalam menjaga Jakarta. Tidak cukup oleh Pemprov DKI Jakarta, tetapi juga perlu keterlibatan publik. Kami juga berkoordinasi dengan pimpinan organisasi masyarakat, baik kepemudaan, keagamaan, maupun lainnya, untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Pramono, seperti dikutip dari Jakarta.go.id Sabtu (30/8/2025).

Staff Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan kebersihan kota, termasuk mengupayakan fasilitas umum segera berfungsi optimal. “Diharapkan dengan kerja bersama ini, Jakarta segera pulih dan kembali menjadi kota yang aman dan nyaman. Ini adalah wujud nyata semangat #JagaJakarta, di mana kita semua bertanggung jawab menjaga kota ini tetap bersih, aman, dan nyaman,” kata Cyril.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota bahu membahu turun ke lapangan membersihkan Jakarta.
Bersama pula Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta Pasukan Oranye dari Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Tahap awal, pemulihan difokuskan pada pembersihan sampah dan puing bekas perusakan, seperti tumpukan sampah, sisa spanduk, dan puing dari fasilitas umum yang rusak. Dilanjutkan dengan perapian taman yang sempat rusak dan kotor untuk ditata kembali. Dilakukan pula pengecatan kanstin jalan yang kotor serta pembersihan di pos dan halte yang terbakar. Dilakukan pula penyemprotan bara dan abu bekas pembakaran oleh Disgulkarmat untuk memastikan tidak ada potensi terjadi kebakaran susulan dari sumber api yang belum mati.
DLH Jakarta mengerahkan 1.150 petugas kebersihan, 48 unit road sweeper, 60 truk pengangkut sampah, dan 45 mobil lintas. Kepala DLH Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, Jakarta Pusat menjadi wilayah dengan beban pembersihan tertinggi.
“Kecepatan respons dan kerja keras seluruh personel menjadi kunci pemulihan kebersihan Jakarta. Kami juga mengimbau warga untuk turut menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan karena menjaga kota ini adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Asep.

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota melalui kampanye #JagaJakarta. Jika berada dalam kondisi darurat, membutuhkan penanganan cepat, atau ingin melaporkan kejadian, masyarakat dapat menghubungi 112 atau melalui aplikasi JAKI. (Vhee)













