“Selendang Sang Gandrung” Kisah Cinta Dan Budaya Gandrung Sewu 2025 Memukau Banyuwangi Dan Mata Dunia

banner 468x60

Banyuwangi Jawa Timur Peduli Bangsa.Co. ID – Pantai Marina Boom di Banyuwangi berubah menjadi panggung megah bagi ribuan penari dalam perhelatan akbar Gandrung Sewu 2025, Sabtu (25/10/2025). Acara yang mengusung tema “Selendang Sang Gandrung” ini berhasil memukau ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang hadir untuk menyaksikan keajaiban budaya ini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas terselenggaranya acara yang telah menjadi ikon budaya nasional ini. “Gandrung Sewu adalah wujud kebanggaan dan semangat masyarakat Banyuwangi. ‘Selendang Sang Gandrung’ bukan sekadar tema, tapi pesan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab menjaga warisan leluhur,” katanya.

Sehari sebelum acara utama, digelar ritual Meras Gandrung, sebuah upacara sakral yang menjadi tonggak pengukuhan bagi para penari muda. Lebih dari seribu penari perempuan dengan kostum merah keemasan mempesona penonton dengan gerakan gemulai yang diiringi alunan musik gamelan dan biola khas Osing. Tema “Selendang Sang Gandrung” sendiri menggambarkan kisah cinta, kesetiaan, dan perjuangan perempuan Banyuwangi dalam menjaga kehormatan serta kebudayaan daerahnya.

Salah satu penari muda, Olivia Zizie, mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil di acara sebesar ini. “Gandrung Sewu bukan sekadar tari, tapi bahasa cinta kami kepada tanah Banyuwangi,” ujarnya dengan mata berbinar. Bersama rekan-rekannya, Najwa Valenia Hasan dan Aulia Lucy Agustin,Radhiyya Keyza Zhafira mereka menambahkan, “Kami sangat bangga dan senang bisa tampil menari di panggung kolosal Gandrung Sewu. Ini adalah pengalaman yang tak akan pernah kami lupakan! Kami juga berharap kedepannya Gandrung Sewu akan semakin sukses dan terus,” imbuhnya

Muhammad Roudur Royhan, S.Sn, pelatih dari Sanggar Seni Sayu Melik Wongsorejo, mengungkapkan tantangan dalam mempersiapkan anak didiknya. “Kami berlatih setiap hari selama sebulan penuh. Melihat mereka tampil dengan penuh semangat dan percaya diri di panggung sebesar ini adalah kebahagiaan yang tak ternilai,” ujarnya dengan haru.

Saat senja tiba, ribuan selendang berkibar bersamaan, menciptakan pemandangan yang memukau dan mengharukan. Momen ini menjadi puncak acara yang menyatukan langit, laut, dan manusia dalam harmoni tarian. Gandrung Sewu 2025 yang kolosal, sekali lagi membuktikan bahwa Banyuwangi bukan hanya kota wisata, tetapi juga kota yang kaya akan budaya dan mampu menginspirasi generasi masa depan.

(MSP)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *