Banyuwangi, PeduliBangsa.co.id – Ratusan petani yang tergabung dalam 4 Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) melakukan unjuk rasa di Kantor Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, pada Kamis (8/12/2022).
Koordinator aksi Sugianto mengatakan ada beberapa aspirasi dari masyarakat kepada Perhutani. Salah satunya keinginan kelompok tani Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, menginginkan pengelolaan secara penuh dengan menanam pohon sengon di lahan milik negara dan menolak penanaman pohon jati yang diprogramkan Perhutani.
“Program penanaman pohon jati itu kan 35 tahun, sedangkan jati baru bisa dipanen atau ditebang setelah 40 tahun. Sementara kami ingin menanam pohon sengon, tapi ADM tidak menyetujui, sedangkan masyarakat sudah mendapat SK dari Kementerian,” beber Sugianto.
Masyarakat yang datang dari wilayah Banyuwangi Selatan itu bersikukuh tetap menanam pohon sengon. Sebab, walaupun sudah ada kesepakatan namun menurut mereka ada yang belum tuntas.
“Untuk Desa Buluagung, sebenarnya sudah ada kesepakatan. Tapi disisi lain ada yang belum clear. Jadi saya tidak mungkin membawa surat kesepakatan hanya satu, oleh karena itu kami sepakat besok tetap menanam sengon berdasarkan SK Kementerian,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Administratur (Adm) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Panca Sihite menjelaskan, di Desa Buluagung terdapat lahan seluas 45 hektar milik Perhutani yang diminta masyarakat untuk ditanami pohon sengon. Namun menurutnya, usulan itu tidak memungkinkan karena berbenturan dengan peraturan perusahaan.
“Dari luasan lahan yang ada itu, dulu kita sudah pernah mengakomodir keinginan mereka dengan memberikan 15 hektar ditanami pohon sengon. Bahkan usulan itu sudah pernah kami sampaikan kepada pimpinan kami di Surabaya, tapi keputusan pimpinan sesuai aturan perusahaan bahwa disitu tetap ditanam pohon jati,” kata Sihite, Kamis (8/12/2022).
Pihaknya menambahkan, itu sesuai rencana pengaturan kelestarian hutan yang disusun setiap 10 tahun sekali oleh Kementerian Perhutanan. Bahkan Perhutani pernah menawarkan solusi yang menguntungkan masyarakat untuk jangka pendek, menengah, dan panjang. (r)













